PC COMPONENT
1. Cassing dan Power Supply
Cassing merupakan tempat dari komponen – komponen yang akan kita rakit. Casing terdiri dari bermacam – macam bentuk antara lain:
a. Cassing Desktop
b. Cassing Tower
c. Cassing Slim
Power Supplay merupakan sumber energi untuk sebuah komputer yang berfungsi mengubah arus AC menjadi DC. Jenis power supplay untuk PC yang beredar dipasaran untuk komputer rakitan ada 2:
a. AT
Kabel power mainboard terpisah dengan nama pin 8 dan pin 9
Cara mematikan komputer masih manual melalui tombol / swicth
b. ATX
Kabel power mainboard tidak terpisah
Untuk mematikan komputer bisa melalui system operasi karena power on/off-nya dikendalikan oleh mainboard
Daya yang dikeluarkan terdiri dari: 100 Watt, 150 Watt, 200 Watt, 250 Watt, 300 Watt, 350 Watt, 400 Watt, 450 Watt, 500 Watt, hingga 650 Watt.
Berikut ini rincian output tegangan power supply ATX untuk Mainboard (Motherboard) 400-450 watt:
1. Kabel Hitam : 7 kabel merupakan grounding
2. Kabel Merah : 4 kabel, output +5 volt, 35A
3. Kabel Putih : 1 kabel, output -5 volt, 0,5A
4. Kabel Kuning : 1 kabel, output +12 volt,15-18A
5. Kabel Biru : 1 kabel, output -12 volt, 0,8A
6. Kabel Orange : 3 kabel, output +3,3 volt, 22A
7. Kabel Hijau : 1 kabel, PS-ON (untuk switch)
8. Kabel Grey : 1 kabel (Abu-abu) PW-OK
Rincian pengeluaran tegangan power supply untuk Floppy Disk Drive, Hard Disk , CD ROM, dan media tambahan lainnya :
1. Kabel Merah : 1 kabel, output 5 volt (+)
2. Kabel Hitam : 2 kabel, grounding (-)
3. Kabel Kuning : 1 kabel output 12 volt (+)
2. Mainboard
Motherboard adalah papan dimana komponen-komponen komputer ditancapkan dan dapat saling berhubungan. Tipe-tipe Mainboard ini banyak sekali, namun kualitas motherboard ini ditentukan dengan chipset yang tertanam didalamnya seperti: Gigabyte, Intel, SIS, Nvidia Nforce, VIA dan lain sebagainya.
Contoh komponen pendukung mainboard, lengkap dengan spesifikasinya:
CPU
• LGA 775
Chipset
• Northbridge : Intel® 955X
• Southbridge : Intel® ICH7R
Memory
• Type: Dual Channel, DDRII 667/533/400, ECC
• DIMM slots: 4 DIMMs for DDR2 8GB Max
Front Side Bus
• 1066/800 / 533 MHz FSB
Expansion Slots
• 1 x PCI Express 100Mhz X 16
• 2 x PCI Express 100Mhz X 1
• 3 x PCI
• 1 x DPS slot
External hardware
• Broadcom 5751*2
• Realtek ALC882M
• 6*Serial ATA II, 3*PATA
• Silicon Image Sil3132 SATA II controller
• GigaRAID ITE8212 IDE RAID controller
• IEEE1938 1394b
Internal I/O Connectors
• 1 x U-Plus D.P.S connector
• 6 x Serial ATA II 3.0Gb/s connectors
• 1 x UDMA ATA 100/66/33 connectors
• 2 x UDMA ATA 133/100/66 connectors
• 1 x FDD connector
• 2 x IEEE1394b connectors (supports 3 ports)
• 2 x USB 2.0/1.1 connector (supports 4 ports)
• 3 x Cooling fan pin headers
• 1 x Game/Midi connector
• BlueTooth
Beberapa hal lain yang perlu diperhatikan untuk mengenali mainboard dan komponen yang terdapat didalamnya (on-board):
Konektor Power
Adalah pin yang menghubungkan antara mainboard dengan power supplay pada cassing. Untuk mainboard dengan konektor AT, maka power supplay yang dibutuhkan juga type AT. Sedangkan mainboard dengan konektor ATX , maka power supplay-nya harus type ATX
Slot / Socket Processor
CPU Slot / Socket
Pentium (Clasic) : Socket 4/5/7
Pentium Over Drive : Socket 4/5/7
Pentium MMX : Socket 7
AMD K6 - K6-II - K6-III : Socket 7
Pentium Pro : Socket 8
Cyrix : Socket 370
Celeron : Socket 370
Celeron, Pentium II - P III : Slot 1
Athlon : Slot A
Duron, Athlon XP : Socket A/462/754/939
Opteron : Socket 940
Xeon : Slot 2
Itanium I : Socket 418
Itanium II : Socket 611
Pentium IV : Socket 423 / 478 / LGA775
Pentium IV-based Xeon, Xeon MP : Socket 603
Slot Memory
Pada Mainboard terdapat beberapa slot memory PC yang umum, yaitu:
SIMM (Single Inline Memory Module) pin= 72
DIMM (Dual Inline Memory Module) pin= 168 / 184
RIMM (Rambus Inline Memory Module) pin= 184
Micro-DIMM pin= 68/144/172
SO DIMM (untuk Laptop) pin=72/144/200
Bateray CMOS
Berfungsi untuk memberikan tenaga pada mainboard di dalam mengenali konfigurasi yang terpasang sewaktu komputer dimatikan atau belum mendapat suplay daya dari power suplay, salah satunya adalah untuk pengaturan jam.
BIOS (Basic Input Output System)
Yaitu kumpulan informasi dari sebuah mainboard berupa software yang berisi perintah–perintah dasar. BIOS berfungsi sebagai sarana komunikasi antara system operasi dengan hardware yang terdapat/terhubung pada mainboard.
CMOS (Complementary Metal Oxide Semiconductor)
Sebuah sirkut terintegrasi (IC) atau chip yang menampung informasi BIOS. Software BIOS biasanya bisa diakses/dikonfigurasi pada setup CMOS saat PC melakukan booting (sirkuit ini merupakan ROM komputer).
Chipset
Adalah chip – chip yang mengatur aliran data antara subsistem sebuah PC, dan menentukan piranti apa saja yang didukung oleh mainboard tersebut.Pada mainboard terdapat 2 chip utama:
1. Chip Northbridge yang mengontrol aliran data dari Processor, port AGP dan Memory utama.
2. Chip Southbridge yang mengontrol aliran data dari bus PCI, interface Harddisk dan peralatan PC external lainnya.
FSB
Yaitu kecepatan bus dari system pada mainboard. Pentium III memiliki FSB 100 atau 133 MHz. Sementara P4 memiliki FSB 400 MHz ( 4 x 100 MHz) hingga 1066MHz. Processor AMD Duron memiliki FSB 200 MHz (2 x 100 MHz) dan Athlon memiliki FSB 266 MHz. Clock speed sebuah processor merupakan perkalian sebuah nilai (multiplier) dengan FSB. Misalnya P III 800 MHz adalah hasil dari perkalian 6,5 x 133 MHz atau 8 x 100 MHz.
2.3. Prosesor
Prosesor merupakan otak atau mesin dari sebuah PC, terkadang disebut mikroprosesor atau juga central processing unit (CPU), yang melakukan perhitungan (fungsi ALU) dan pemrosesan sistem.
Ketika kita menyebutkan kata “prosessor”, maka seringkali yang terbayang kemudian adalah image perusahaan pembuat prosesor tersebut, seperti Intel, AMD, VIA/Cyrix dan lain-lain. Kemudian diikuti dengan seri keluaran produk tersebut dan keterangan tentang kecepatannya, seperti Pentium 4 - 2,4GHz, AMD 64 Athlon-3200+, Pentium-M Centrino, Celeron 2.0GHz, Cyrix III-600Mhz dan lain-lain.
Terdapat 2 kelas prosesor yang diedarkan pada konsumen saat ini, yaitu:
1. Kelas Mainstream / Power / Performance / High-End Processor yang diwakili oleh keluarga prosesor Pentium (II, III, & 4) dari Intel dan keluarga Athlon (Thunderbird, XP, Sempron) dari AMD.
2. Kelas Value/Low-End Processor diwakili oleh Intel Celeron, AMD Duron, VIA Cyrix dan Transmeta.
Yang menjadikan perbedaan kelas tersebut adalah kecepatan, fitur serta jumlah cache memorynya.
L1 Cache yaitu sejumlah kecil SRAM memori yang digunakan sebagai cache yang terintegrasi di dalam modul yang sama pada processor. L1 cache ini dikunci pada kecepatan yang sama pada processor. Berfungsi untuk menyimpan secara sementara instruksi dan data serta memastikan processor mempunyai suplay data yang stabil untuk diproses, sementara memori mengambil dan menyimpan data baru.
L2 Cache terdiri dari chip SRAM yang terletak didekat processor, namun untuk generasi processor terbaru L2 cache onchip (sudah menyatu dengan prosesor). L2 cache mempunyai fungsi yang sama dengan L1 Cache dan lebih dikenal dengan nama secondary cache yang kecepatannya lebih rendah dari L1 cache (namun kapasitas lebih besar).
Berkat tekhnik Smart Cache dan Wide Dynamic Execution, Core 2 Duo dan Core 2 Extreme lebih cepat dari Pentium EE, bahkan dikabarkan lebih cepat dari AMD FX 62 (processor tercepat dari AMD).
Smart Cache adalah fitur yang dapat mengalokasikan cache dengan pintar kepada kedua core alam processor. Smart cache akan mengalokasikan cache tergantung dari jenis eksekusi yang dilakukan oleh masing – masing core. Jadi intinya dia akan memberikan ruang cache kepada program yang paling membutuhkan, menambah efisiensi dan kecepatan komputer dalam melaksanakan sebuah fungsi / program. Smart Cache dibantu Wide Dynamic Execution yang mengirimkan lebih banyak instruksi per cycle untuk mempersingkat waktu eksekusi dan efisiensi energi.
Ada 3 varian dari Intel Core 2 Duo yaitu Conroe (desktop), Merom (notebooks), dan Woodcrest (workstation/servers). Semuanya menjanjikan kemampuan yang lebih cepat dan energi yang lebih hemat, terutama untuk laptop. Selain itu karena tenaga yang digunakan akan lebih sedikit, tenaga kipas yang dipakai juga akan berkurang sehingga sistem anda tidak akan berisik seperti mesin kapal.
Untuk masalah motherboard, Core 2 Duo bisa digunakan dengan motherboard Pentium D/EE (LGA 775) yang ada sekarang. Jadi jangan gigit jari dulu, karena anda bisa melakukan upgrade menggunakan motherboard yang ada sekarang.
Core 2 Duo juga dilengkapi dengan chip TPM 1.2 protection. TPM (Trusted Platform Module) akan melindung password, log ons, dan personal data pada level hardware sehingga mengurangi ancaman hackers, spyware, dan pencuri identitas lainnya.
Tabel 2. 1 Daftar produksi prosesor dari beberapa Vendor
INTEL AMD + VIA/Cyrix TRANSMETA & etc
Desktop prosesor
Intel X86 (IA-64 below!)
G5 - Pentium
G5 - Pentium/MMX
G6 - Pentium Pro
Pentium II
G6 - Pentium II
G6 - Timna
Pentium III (.18)
G6 - Pentium III – Coppermine
P III (.13 - Tualatin)
G6 - PIII-T - Desktop
G6 - PIII-T - Celeron
G6 - PIII-T - Mobile
G6 - PIII-T - Server
Pentium 4 (.18)
G7- Pentium 4 - Willamette
Pentium 4 (.13)
G7- P4 Northwood
G7- P4 Extreme Edition
Pentium 4 (.09)
G7 - P4 - Prescott
G7 - P4 - Tejas
Pentium 5 (.09)
G8 - P5 - Nehalem
Intel Core
Dual Core
Core 2 Duo
Coe 2 Quad
Core i3
Core i5
Core i7
Intel Celeron
G6 - Celeron - PII
G6 - Mob Celeron - PII
G6 - Celeron - PIII
G6 - Mob Celeron - PIII
G6 - PIII-T - Celeron
G7 - Celeron - P 4
G7 - Mob Celeron - P4
G7 - Celeron D - P4
Mobile Processor
G6 - Mobile PII
G6 - Mobile PIII
G6 - Mob Celeron - PII
G6 - Mob Celeron - PIII
G6 - PIII-T – Mobile
G7 – Pentium M
G7 – Celeron M
G7 - Mobile P4 (P4-M)
G7 - Mobile Celeron
Intel Atom N270
Intel Atom Z500
Centrino platform
Pentium-M / Banias
Pentium-M / Dothan
Server Processor Xeon
G6 - PII - Xeon
G6 - PIII - Xeon
G7 - Xeon - Foster
G7- Xeon MP - Foster
G7- Xeon DP - Prestonia
G7- Xeon MP - Gallatin
G7 - Xeon DP - Nocona
G7 - Xeon MP - Potomac
Intel IA-64 (.18)
Itanium
Itanium 2
Intel IA-64 (.13)
Madison
Deerfield
Montecito
Intel IA-64 (.095)
Chivano
Tanglewood
AMD X86
K5
K6
K6 K6 Mobile
K6-2
K6-2 P Mobile
K6-2+
K6-III
K6-III P Mobile
K6-III+
Athlon-K7
Athlon Classic
Athlon-ThunderBird (.18)
Athlon Duron (up to950)
Duron Mobile
Athlon-Palomino (.18)
Athlon XP
Athlon MP
Athlon 4 Mobile
Duron Mobile
Duron - Morgan
Athlon-Thoroughbred/Barton (.13)
Athlon XP Mobile / -M
Athlon XP (Tbred)
Athlon MP (Tbred)
Duron Athlon XP (Barton)
Sempron
Sempron Mobile
AMD X86-64
Athlon 64
Athlon 64 Mobile
Athlon 64 Mobile DTR
Athlon 64 - FX
Opteron
AMD X86-64-dual-core
Toledo
AMD K9
VIA
Cyrix III - S1
Cyrix III Mobile
C3 - Sam2
C3 - Ezra
C3 - Ezra-T
C3 - Mobile
C3 - Nehemiah
C3 - Antaur
C4 - Esther
Via/IDT old X86
WinChip
WinChip-2/2-3D
WinChip-3
WinChip-4
Via/Cyrix old X86
6x86
MII
MII+
MIII
Sun
UltraSparc-I
UltraSparc-II
UltraSparc-III
UltraSparc-IV
UltraSparc-V
Niagara Rock
SGI
R4000 - R5/8000 - R10/12000
R14000 - R16000 - R18000 - R20000
Transmeta X86
TM3200
TM3300
TM3400
Crusoe
TM5500 (.13)
TM5700 (.13)
TM5900 (.13)
TM6000 (defunct)
TM5400 (.22)
TM5600 (.18)
TM5800 (.13)
Efficeon
TM8300 (.13)
TM8600 (.13)
TM8500 (.09)
TM8800 (.09)
Rise Tech. X86
mP6
mP6 Tiger
mP6 II
SiS X86
SiS 550
National Semi / Cyrix integrated chips
MediaGX / PC
MXi
LAIN-LAIN
PowerPC
601
603
604
G3
IBM-specific
G3 - 750CX
G3 - 750CXe
G3 - 750FX
G3e
Power3
Power3-II
Power4 / 4+
Power5 / 5+
PowerPC 970 / G5
PowerPC 980 / G6
Motorola-specific
G4
G5
G5+
G6
G7
Alpha
21164PC
21164
21264
21264A
21264B
21364
21464
Hewlett Packard
PA-8500
PA-8600
PA-8700
PA-8800
PA-8900
Elbrus
E2K
FUJITSU
SPARC64 V
Codename Nama Prosesor
X5 AMD 5x86-133 (Socket 3)
SSA5, Kryptonite AMD K5 (PR75-PR100) (Socket 5 dan Socket 7)
5k86 AMD K5 (PR120-PR200) (Socket 7)
K6 AMD K6 asli. Dibatalkan (diganti dengan NexGen Nx686).
NX686 NexGen K6 yang kemudian menjadi AMD K6 (Socket 7)
Little Foot AMD K6 250 nanometer (Socket 7)
Chompers AMD K6-2 (Socket 7, Super7)
Sharptooth K6-3 (Super7)
Argon Prototipe K7.
K7 AMD Athlon (Slot A)
K75 AMD Athlon 180 nanometer (Slot A)
K76 AMD Athlon 180 nanometer dengan interkoneksi Tembaga (Slot A)
K8 AMD Athlon 64 (Socket 754)
K8L AMD Athlon X2, 65 nanometer, AMD Athlon Quad FX
Thunderbird AMD Athlon (Slot A, Socket A)
Mustang AMD Athlon dengan cache Level 2 yang besar (lebih dari 1024 KB), untuk workstation atau server. Dibatalkan.
Corvette Mobile AMD Athlon, yang kemudian menjadi Palomino
Palomino AMD Athlon XP/MP dan AMD Athlon 4 180 nanometer (Socket A)
Thoroughbred-A Athlon XP/MP 1700+ hingga 2100+ 130 nanometer (Socket A)
Thoroughbred-B AMD Athlon XP 1700+ hingga 2400+; AMD Athlon XP 2600+ hingga 2800+ (Socket A); AMD Sempron 2200+ hingga 2800+ (Socket A) 130 nanometer
Barton Athlon XP/MP dengan cache Level-2 sebesar 512KB (Socket A) 130 nanometer
Thorton Athlon XP dengan cache Level-2 sebesar 256KB (Socket A) 130 nanometer
Spitfire AMD Duron [Socket A]
Camaro Nama kode sebelum Morgan
Morgan Mobile Duron dan Duron Model 7 yang memiliki kecepatan 900MHz hingga 1.3GHz Socket A
Applebred AMD Duron 1.4GHz hingga 1.8GHz (Socket A)
Appaloosa Morgan [Socket A] 130 nanometer
ClawHammer AMD Athlon 64 (Socket 754 dan Socket 939) 130 nanometer
ClawHammer DP Nama kode awal untuk AMD Opteron Dual processor (seri 2xx)
Newcastle AMD Athlon 64 (Socket 754 dan Socket 939)
Winchester AMD Athlon 64 (Socket 939) 90 nanometer
San Diego Athlon 64 and Athlon 64 FX dengan set instruksi tambahan SSE3 [Socket 939] 90 nanometer
Venice Athlon 64 dengan set instruksi tambahan SSE3 [Socket 939] [Socket 939] 90 nanometer
Odessa Mobile Athlon 64 90 nanometer
Manchester Athlon 64 X2 dengan cache Level-2 sebesar 512KB dan set instruksi tambahan SSE3 [Socket 939] 90 nanometer
Toledo Athlon 64 X2 dengan cache Level-2 sebesar 1024KB dengan set instruksi tambahan SSE3 [Socket 939] 90 nanometer
SledgeHammer AMD Opteron dengan cache Level-2 yang besar Socket 940 130 nanometer
Palermo AMD Sempron Socket 754 90 nanometer
Paris AMD Sempron Socket 754
Oakville Mobile Athlon 64 dan Sempron [Socket 754]
Windsor Athlon 64 X2 dan Athlon 64 FX-62 [Socket M2]
Orleans Athlon 64 [Socket M2]
Manila Sempron [Socket M2]
Venus AMD Opteron 90 nanometer, dengan set instruksi tambahan SSE3 [Socket 940 atau 939]
P23 Intel 80486SX (Socket 1, 2, 3)
P23S Intel 486SX yang dilengkapi dengan fungsi manajemen daya (SL-enhanced) (Socket 1, 2, 3)
P23N Intel 487SX (coprocessor) (Socket 1)
P4 Intel 486DX (Socket 1, 2, 3)
P4S Intel 486DX yang dilengkapi dengan fungsi manajemen daya (SL-enhanced) (Socket 1, 2, 3)
P24 Intel 486DX2 (Socket 1, 2, 3)
P24S Intel 486DX2 yang dilengkapi dengan fungsi manajemen daya (SL-enhanced) (Socket 1, 2, 3)
P24D Intel 486DX2 yang dilengkapi dengan cache memori write-back Socket 3
P24C Intel 486DX4 Socket 3
P23T Intel 486DX OverDrive Socket 3
P4T Intel 486DX OverDrive (Socket 1, 2, 3)
P24T Intel Pentium OverDrive (2, 3)
P24CT Intel Pentium OverDrive 3.3 Volt (2, 3)
P5 Intel Pentium generasi awal 60 MHz dan 66 MHz Socket 4
P5T Pentium OverDrive 120/133MHz Socket 4
P54C Intel Pentium 75 MHz hingga 120 MHz (Socket 5, 7)
P54CQS Intel Pentium 120 MHz hingga 133 MHz (Socket 5, 7)
P54CS Intel Pentium 120 MHz hingga 200 MHz Socket 7
P54CT(A) Intel Pentium OverDrive (Socket 5, 7)
P55C Intel Pentium MMX Socket 7
P54CTB Intel Pentium OverDrive MMX (Socket 5, 7)
Tillamook Intel Mobile Pentium MMX
P6 Intel Pentium Pro Socket 8
P6T Intel Pentium II OverDrive Socket 8
Klamath Intel Pentium II 350 nanometer Slot 1
Deschutes Intel Pentium II 250 nanometer Slot 1
Drake Intel Pentium II Xeon 250 nanometer Slot 2
Tonga Mobile Pentium II
Covington Intel Celeron (Intel Pentium II tanpa cache Level-2) Slot 1
Mendocino Intel Celeron dengan cache Level-2 on-die sebesar 128KB on-die, 250 nanometer (Slot 1, Socket 370)
Dixon Intel Mobile Pentium II dengan cache Level-2 on-die sebesar 256KB
Katmai Intel Pentium III dengan tambahan instruksi Streaming SIMD Extension (SSE) 250 nanometer Slot 1
Tanner Intel Pentium III Xeon dengan tambahan instruksi SSE 250 nanometer Slot 2
Coppermine Intel Pentium III dengan cache Level-2 on-die sebesar 256KB, 180 nanometer (Slot 1, Socket 370)
Tualatin Intel Pentium III 130 nanometer Socket 370
Coppermine-T Intel Pentium III dengan tegangan Tualatin voltage 180 nanometer Socket 370
Cascades Intel Pentium III Xeon 180 nanometer Slot 2
Coppermine-128 Intel Celeron dengan cache Level-2 sebesar 128KB 180 nanometer Socket 370
Timna Intel Mobile Celeron yang dilengkapi dengan DRAM controller; dibatalkan.
P68 Nama kode sebelum Willamette
Willamette Intel Pentium 4 180 nanometer Socket 423, Socket 478
Northwood Intel Pentium 4 130 nanometer Socket 478
Prescott Intel Pentium 4 dengan teknologi Hyper-Threading; Celeron D Socket 478/Socket 775; Celeron D Socket 775/Socket 478
Smithfield Intel Pentium D, Intel Pentium Extreme Edition 90 nanometer Socket 775
Cedar-Mill Intel Pentium 4, dengan tambahan instruksi Intel Enhanced SpeedStep Technology 65 nanometer
Presler Intel Pentium D 65 nanometer
Conroe Intel Core 2 Duo, prosesor dual core, 65 nanometer, dengan cache Level-2 4096 KB
Allendale Intel Core 2 Duo, prosesor dual core, 65 nanometer, dengan cache Level 2 2048 KB
Kentsfield Intel Core 2 Extreme, prosesor quad core, 65 nanometer
Penryn Intel Core 2 45 nanometer
Banias Intel Pentium M dengan cache Level-2 1024KB
Yonah Intel Pentium M (dual-core) dan Celeron M (single core)
Merom Yonah dengan tambahan instruksi EM64T
Foster Intel Xeon DP [Socket 603]
Foster MP Intel Xeon MP [Socket 603]
Prestonia Intel Xeon DP 130 nanometer [Socket 603]
Gallatin Intel Xeon MP 130 nanometer [Socket 603]; Pentium 4 Extreme Edition [Socket 478]
Nocona Intel Xeon 90 nanometer [Socket 603]; Pentium 4 Extreme Edition [Socket 478 and Socket 775]
Dothan Intel Pentium M dengan cache Level-2 2048KB 90 nanometer [Socket 479]
P7 Nama kode sebelum Merced
Merced Intel Itanium [PAC 418]
McKinley Intel Itanium 2 dengan cache Level-3 on-die sebesar 3MB [PAC 418]
Madison Intel Itanium 2 130 nanometer [PAC 418]
Deerfield Versi murah dari Madison (tanpa Level-3 cache)
Montecito Madison dengan proses manufaktur 90 nanometer
Shavano Intel Itanium dengan proses manufaktur 65 nanometer
Tabel 2.3. Daftar processor support Virtualization Technology
2. Memory
Beberapa tipe memory :
EDO RAM ( Extended Data Out RAM )
Jenis memori yang dapat menyimpan dan mengambil isi memori secara simultan. Jenis memor ini banyak menggantikan primary memori yang ada pada PC terdahulu yaitu FPM (Fast Page Memory) RAM. Karena dapat menyimpan dan membaca secara simultan, maka kecepatan baca tulis pada EDO RAM ini dapat lebih cepat.
SDRAM (Synchronous Dynamicc RAM)
Pertama kali dirilis, SDRAM masih berkutat pada frekuensi kerja 66 MHz, kemudian berkembang menjadi 100 MHz dan terakhir 133 MHz. Lebar bandwith data yang ditransfer berkisar ± 800 Mb/s (PC 100). Adapun untuk kapasitasnya mulai dari 16 hingga 512 Mb dengan jumlah pin=168.
Gambar 2. 20. Memory SDRAM
DDR SDRAM (Double Date Rate SDRAM)
Sebuah modul DDR SDRAM terdiri dari 184 pin yang memiliki jalur data 64 bit. Secara fisik DDR hanya memiliki satu lubang pada pinnya. Sehingga membedakannya dengan SDRAM. Semua jenis DDR baik PC 1600, 2100, 2700, 3200 memiliki jumlah pin yang sama. Kelebihan DDR adalah memiliki teknologi yang mampu meningkatkan througput data memori 2 x lebih cepat dari SDRAM, karena bekerja pada bus 200 dan 266 MHz. Angka PC 1600/2100 pada DDR diperoleh dari perhitungan sbb:
Lebar bus memory dibagi 8 bit dikali data rate. Sebagai contoh lebar bus memory modul 184 pin DDR adalah 64 bit, Date rate dari DDR sekitar 266 MHz, maka data ini menghasilkan puncak lebar pita data = 64 / 8 x 266 MHz = 2128 = 2100 MHz
Gambar 2.21. Memory DDR SDRAM
RDRAM (Rambus Double RAM)
Rambus adalah tipe memori khusus untuk Intel P4. Nama rambus diambil dari perusahaan pembuatnya, yaitu Rambus Inc. Tipe RDRAM menggunakan slot RIMM (Rambus In line Memory Module) yang harus diisi penuh. Untuk mengatasi hal tersebut biasanya menggunakan modul – modul dummy yang berfungsi melengkapi slot RDRAM tersebut. Tipe RDRAM yaitu PC 600, PC 700, PC 800 yang masing – masing bekerja pada bus 600, 700 dan 800 MHz. Tipe memori inilah yang paling mahal dibandingkan yang lainnya.
SO DIMM (Small Outline Dual Inline Memory Module) biasanya terdapat pada komputer laptop.
3. VGA Card
Merupakan penghubung antara CPU dengan Monitor. Jenis VGA card:
1. Card Monochrom digunakan untuk monitor monochrom dengan tampilan warna hitam / putih atau pada umumnya hijau. Card ini hanya 8 bit.
2. Card Color Graphics Adapter digunakan untuk monitor CGA. Card ini dapat digunakan dua macam monitor , karena card ini dapat kita ubah dari CGA menjadi monochrom dan sebaliknya.
3. Card Enhanced Graphics Adapter digunakan untuk monitor EGA, card EGA sama dengan card CGA perbedaannya terdapat pada teks yang ditampilkan, EGA lebih halus dari CGA.
4. Card Video Graphics Adapter digunakan untuk monitor VGA dan SVGA
5. SVGA card digunakan untuk monitor VGA ataupun SVGA. SVGA dapat dibagi dalam beberapa jenis:
- SVGA card 16 bit
- SVGA card 32 bit
- SVGA card 64 bit
- SVGA card 128 bit
Memory yang digunakan dalam card SVGA adalah untuk menampilkan teks supaya karakter lebih kecil dan halus serta warna – warna resolusi bisa lebih diperbanyak.
Gambar 2. 24. Card SVGA AGP
2.6. Hard disk (HDD)
Harddisk adalah jenis disk yang bersifat tetap, umumnya terbuat dari bahan logam yang berbentuk piringan atau pelat. Sebuah harddisk biasanya terdiri dari lebih satu piringan atau lempengan yang dilapisi dengan oksida besi. Lempengan ini disebut dengan platter, setiap platter terdiri dari 2 sisi. Karena strukturnya yang terdiri dari beberapa disk maka harddisk memiliki kapasitas penyimpanan yang besar. Selain itu kecepatan harddisk juga sangat tinggi dengan putaran 3600, 4500, 5400, 6300, 7200, 10000, 12000 rpm sehingga acces datanya juga sangat cepat.
Beberapa tipe harddisk yang beredar di pasaran yaitu harddisk yang digunakan untuk laptop dan PC. Teknologi harddisk PC yang banyak beredar saat ini terdiri dari 4 tipe : IDE, SCSI, SATA, USB (Enclosure).
4. Sound Card
Berfungsi untuk menghasilkan bunyi dari komputasi yang dilakukan oleh komputer, dan hasilnya bisa kita dengar dengan menggunakan speaker. Di dalamnya terdapat beberapa komponen penting yaitu: DSP (Digital Sinyal Processor) yang berfungsi menangani sebagian besar komputasi yang berhubungan dengan suara. DAC dan ADC ( Digital to Analog Converter) yang mengolah baik suara yang masuk maupun suara yang keluar dari komputer, MIDI dan beberapa connector lainnya seperti line out, game port, dll. Jenis sound card: Tipe internal Onboard, Tipe internal card model ISA atau PCI, serta Tipe external (seperti Sound Blaster Audigy, dll).
5. CD-ROM, DVD-R (RW) DRIVE
Kecepatan drive CD-ROM dan CD-RW bervariasi mulai dari 4X, 8X, 24X sampai 56X. Pada awalnya kecepatan transfer data CDROM sebesar 150 Kb/s. Jadi CD-ROM berkecepatan 52X mempunyai kemampuan mentransfer data 52 X 150 Kb/s = 7800Kb/s. Interface yang digunakan biasanya IDE (Integrated Drive Electronic). Sedangkan DVD-ROM drive terkenal karena kemampuannya membaca format disk sampai kapasitas 4,7 GB dibandingkan CD-ROM yang hanya berkapasitas maksimal 720 MB.
6. Floppy Disk
Floppy disk adalah sebuah media yang digunakan dalam komputer atau bisa disebut juga dengan input unit atau tempat pemasukan data, namun sekarang orang cenderung lebih memilih flash drive (flashdisk) karena selain kapasitasnya yang semakin besar juga tidak mudah rusak serta praktis.
Beberapa macam floppy disk antara lain:
a. Floppy disk 360 KB dan 1,2 MB ukuran 5¼ inch
b. Floppy disk 720 KB, 1,44 MB, 2,88 MB ukuran 3½ inch
7. Mouse
Mouse adalah alat bantu input yang lebih sederhana dari pada keyboard. Mouse bekerja secara digitized sedangkan keyboard dengan alpha numeric dan mengirimkan kode-kode ASCII ke komputer.
8. Keyboard
Keyboard merupakan salah satu alat input yang sering digunakan, dengan semakin berkembangnya teknologi pada PC maka keyboard juga semakin berkembang. Terdapat 4 jenis keyboard yang paling sering digunakan yaitu:
1. Original PC atau XT keyboard (83 key)
2. Original AT keyboard (XT + Sysreq for OS/2 + 10 function keys)
3. 101-107 key PS/2 keyboard (AT + function keys F11 dan F12)
4. Keyboard 79, 82 key untuk Notebook (Laptop)
Perbedaan besar antara keyboard XT dan AT adalah:
keyboard XT meletakkan microprocessor didalam keyboard,
keyboard AT, microprocessor diasumsikan berada pada mainboard.
Pada umumnya keduanya tidak kompatibel, keyboard XT tidak dapat digunakan pada AT begitu pula sebaliknya. Keyboard 102 key (standart) dapat bekerja pada berbagai komputer tanpa perlu modifikasi.
Keyboard jenis terbaru atau biasa disebut dengan keyboard multimedia pada umumnya mempunyai beberapa key yang dapat meningkatkan kecepatan kerja, seperti windows key, menu key, control sound, IE key, dll. Beberapa key dengan bantuan driver dan software khusus dapat menampilkan pekerjaan yang sering kita kerjakan atau program yang kita pilih. Key ini biasanya disebut dengan hotkeys.
9. Monitor
Monitor merupakan salah satu output unit untuk menampilkan hasil pengolahan file atau data. Terdapat 3 jenis monitor yang saat ini banyak digunakan, yakni: jenis CRT (Catode Ray Tube), LCD dan Plasma.
Macam – macam monitor yang pernah ada:
1. Monitor monochrom (MDA) : teks & grafik (CRT)
2. Monitor Color Graphics Adapter (CGA) : warna & grafik RGB (CRT)
3. Monitor Enhanced Graphics Adapter (EGA) : resolusi 640x480 (CRT)
4. Monitor Video Graphics Adapter (VGA) : 640x480, 800x600 (CRT)
5. Monitor Super Video Graphics Adapter (SVGA) : 800x600, 1024x768 (CRT)
6. Monitor Liquid Crystal Display (LCD) : resolusi lebih tinggi
10. Harddisk/storage adapter
ATA/IDE, EIDE, SCSI, SIDE (Serial IDE) atau SATA (Serial ATA) Interface controller yang memung-kinkan komputer untuk berkomu-nikasi dengan hard drive dan CD-ROM. Kebanyakan komputer saat ini menggunakan EIDE sebab harganya yang murah. EIDE menggunakan kabel 40-pin untuk drive interface. IDE dan EIDE sering digantikan dengan ATA pada terminologi umumnya. ATA-33 biasa disebut Ultra ATA 33 drive, dan ATA-66 dikenal sebagai Ultra ATA 66 yang memerlukan motherboard dengan BIOS khusus yang dapat mengenali kecepatannya. PC terbaru saat ini mulai menggunakan SIDE (Serial IDE) karena kemampuannya yg lebih baik dari EIDE.
CD-ROM speed, interface EIDE atau SCSI Pada dasarnya CD-ROM digunakan untuk distribusi data dan program saat ini. Untuk membaca atau load software dapat digunakan 16X. Bila digunakan untuk bermain game dibutuhkan drive 50X plus.
CD Recorder (CDR) CD rewriteable (CD-RW) atau CD burner IDE, EIDE, SCSI, USB
Drive yang memungkinkan sekali atau berulang-berulang penulisan CD-ROM disk. Biasanya digunakan untuk distribusi program atau musik. CD-ROM disk dapat menampung lebih dari 720 MB, tetapi banyak juga hanya menampung - dari 440 MB.
DVD (digital versatile disc) Biasa digunakan untuk distribusi film, sekarang mulai digunakan untuk distribusi software
Setingkat lebih maju dari CD-ROM disk. Mampu menyimpan 26 kali lebih banyak dari data CD-ROM. Sementara CD-ROM mampu menyimpan sekitar 650 MB atau 720MB, drive DVD dapat menampung sebanyak 17 GB tergantung model drive dan disk yang digunakan.
Video board (Video Adapter) Produsen saat ini: 3Dfx, ATI, Diamond, STB, Matrox, S3, Cirrus, Chips& Technologies
Tipe Standart:(VGA)
Video Grafik Adapter SVGA, 8514 Adapter dan Extended Graphic Array (XGA) Video board menentukan bagaimana gambar ditampilkan pada monitor. Juga memberi pengaruh pada jenis software yang dapat dijalankan dan seberapa cepat data dapat ditam-pilkan pada layar. Video board dibedakan berdasarkan jumlah warna dan pixel (jumlah titik pada layar) yang dapat ditampilkannya.
Sound Card 8-bit, 16-bit, 32-bit, 64-bit, 128-bit, FM, MIDI dan waveable audio device
Sound card mendukung reproduksi sound dan musik dalam format 8-bit, 16-bit, 32-bit, 64-bit atau 128-bit. Suara tersebut direkam& direproduksi menggunakan FM synthesis, MIDI control atau waveable.
LAN board Ethernet, Token Ring, FDDI, ATM dan ARCnet LAN (Local Area Network) memungkinkan PC berkomunikasi dengan PC lain dan berbagi data dan printer. Untuk itu setiap PC dalam jaringan membutuhkan NIC (Network Interface Card). Terdapat berbagai macam tipe NIC, termasuk Ehternet, Token Ring, FDDI (Fiber Distributed Data Interface) dan ATM (Asyncronous Transfer Mode).
Parallel port
Unidirectional, bidirect-ional, Enhanced Parallel Port (EPP) dan Enhanced Capabilities Port (ECP) Parallel port merupakan basic adapater untuk printer dan eksternal drive (seperti ZIP and rewriteable CD-ROM). Interfacenya menggunakan konektor Centronics (konektor DB-25).
Serial port
COM1, 2 Serial port merupakan adapter yang mensupport banyak jenis low-speed peripheral termasuk modem, serial mouse, digital camera, Personal Digital Assistant seperti 3Com Palm Pilot dan beberapa jenis scanner. Menghubungkan peripheral menggunakan interface yang disebut RS-232, biasanya berupa konektor jantan DB-25 atau DB-9.
Universal Serial Bus Tersedia sebagai perangkat built in atau card tambahan
Biasa disebut USB. Sebuah USB mendukung 127 perangkat dengan kecepatan lebih dari 12 juta bits per detik. Keyboard, mouse, scanner, digital camera dan modem adalah contoh perangkat yang dapat digunakan dengan USB.
Keluaran dengan versi 1.1 dan 2.0 (yang mampu menyamai kecepatan transfer data Firewire)
Main Memory RAM 16, 32, 48, 64, 96, 128, 256, 512 MB – 1GB
Merupakan wadah untuk menyimpan software yang sedang diproses.
Menentukan jumlah alamat memori sistem, jenis software yang dapat digunakan dan kecepatan kinerja. Untuk jenis terbaru menambah kemampuan pada penanganan grafik dan multiprocessor support.
Tipe CPU
Pentium, Pentium Pro, Pentium II, Pentium III, Pentium III Xeon, Celeron, Itanium, K5, K6, Athlon, Sempron, Duron, Alpha, Thunder Bird, Crueso Megahertz (MHz) dan gigahertz (GHz) merupakan ukuran kecepatan sistem.
Kecepatan CPU
100 MHz, 133 MHz, 266 MHz, 400 MHz, 533MHz, 800MHz, 1066MHz – 3,5GHz Bus menentukan jenis papan sirkuit ekspansi yang dapat bekerja pada mesin. Seperti CPU, karakteristik bus adalah kecepatan dan kompatibilitas.
Tipe Bus PCI, PC Card (PCMCIA), CardBus, PCbus (8-bit ISA), AT Bus (16-bit ISA), 16 or 32-bit Micro Channel Architecture (MCA), EISA, Local or VESA bus, Firewire Bisa ada atau tidak ada dalam system Anda
AGP bus
Merupakan bus jenis baru yang didesain untuk video board yang sangat cepat
BIOS manufacturer CMOS, AMI BIOS atau Americans Megatrends Inc; IBM; Compaq; Phoenix; Award. Dll. BIOS (Basic Input/Output System) merupakan software control yang paling dasar untuk komputer. BIOS menentukan komputer bagaimana melihat bus, memory, floppy drive, harddisk dan bagaimana membaca program lainnya. BIOS berupa chip yang terdapat dalam motherboard.
Plug and Play compatibility
Identifikasi pada system PC apakah kompatibel PNP atau tidak. PNP (Plug and Play) adalah standart yang memungkinkan komputer untuk mengindentifikasi peralatan yang ingin ditambahkan pada system. Saat ini masih terdapat hardware atau software (Windows 3.x dan Windows NT 4) non PNP.
Jumlah L2 (level 2) static cache
256Kb, 512Kb, 1 MB, 2MB
Kebanyakan main memory lebih lambat dari CPU, menambah kecepatan membutuhkan biaya yang mahal. Untuk kebutuhan pening-katan kecepatan tersebut disertakan dalam PC “faster memory” dalam jumlah kecil yang disebut cache memory.
Tipe RAM
DRAM, EDO, SDRAM, Rambus DRAM, ECC, DDRRAM
Selama main memory lebih lambat dari CPU, produsen memory chip bekerja keras untuk memecahkan halangan tersebut. Memory tercepat saat ini adalah RDRAM dan DDRRAM yang diadopsi dari Inter dan dikembangkan oleh Rambus Corp. Rambus dapat berjalan diatas 600 MHz sementara SDRAM beroperasi pada 100 dan 133 MHz.
System clock/ calendar
Built in pada motherboard atau ditambahkan pada expansion board Digunakan untuk melihat waktu dan tanggal yang terdapat didalam system komputer.
Keyboard
Tampilan tombolnya sangat bervariasi
Keyboard merupakan alat input utama di dalam komputer. Kebanyakan keyboard jenis terbaru sangat kompetibel, menggunakan konektor mini-DIN (PS/2) atau full-sized DIN interface atau USB.
Floppy disk
5 ¼”: 1.2MB; 3 ½”:1.44 MB, 2.88MB (tidak umum), LS-120 Floppy disk merupakan removable media dengan kapasitas kecil untuk menyimpan data.
Cartridge storage device
Iomega Jaz, Zip drive, Shark drive, Syquest drive, Castlewoodk Orb drive Alat ini bekerja seperti harddisk tetapi lebih lambat. Umumnya dihubungkan dengan parallel port, EIDE, SCSI atau USB.
Jumlah expansion slot
3 – 10 Kebanyakan produsen besar hanya memberi 3 expansion slot.
Printer Control language Epson Code, HPPCL (LaserJet command), PostScript Printer control language memberi-tahukan printer bagaimana menggaris bawahi kata, meletakkan gambar pada halaman dan mengganti jenis huruf.

